Mengenal Sosok DR.H.M.Rizal Akbar, S.Si, M.Phil Perjuangan Kawasan Pesisir Selat Melaka

SahabatRiau
0


Latar Belakang

Selat Melaka adalah kawasan  awal peradaban Nusantara. Internasionalisasi ekonomi yang pernah dijalankan Masyarakat di Kawasan ini sejak masa Kerajaan Koying di awal abad pertama, kegemilangan Sriwijaya di Abad ke 6 yang dilanjutkan oleh kemasyhuran Melaka di abad ke14 sampailah kerajaan Siak di abad ke 18 semuanya menjadikan kawasan hamparan Pesisir Timur Sumatera ini sebagai tumpuan utama ekonomi dan peradaban Nusantra.

Tetapi hari ini, kawasan ini seolah-olah dilupakan. Pulau-pulau pesisir itu sudah hampir hanyut karena tidak memiliki kekuatan-kekuatan politik. Tidak ada regulasi dan kebijakan yang mengarah, ataupun berpihak kepada pembangunan kawasan Pesisir Selat Melaka terutama yang berada ditepi timur Sumatera. Untuk itu saya DR. H. M. Rizal Akbar, S.Si, M.Phil selaku budak Melayu pesisir dengan segala  cita rasa dan perjuangan yang sama dengan pendahulu dan leluhur  masyarakat dikawasan ini, ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama berjuang menjadikan daerah ini sebagai masa depan generasi kita. Masa depan provinsi Riau dan masa depan Indonesia.



Visi

Memperjuangkan Kebijakan Nasional Dalam Rangka Memajukan Kampung Melayu Riau Pesisir Guna Kesejahtraan Ummat Untuk Kemaslahatan Indonesia

 

Misi

  1. Menyerap Aspirasi Masyarakat dan Pemerintah Provinsi Riau, Khususnya dalam upaya memajukan Kampung Melayu Riau Pesisir
  2. Membangun komunikasi dan jaringan kepada semua stakeholders Pembangunan, baik di daerah maupun pusat, guna memperjuangkan kemajuan Kampung Melayu Riau Pesisir.
  3. Turut mendukung dalam memaksimalkan Potensi Perolehan Daerah dalam kebijakan Fiskal, sehingga dapat memenuhi kebutuhan Pembangunan Daerah khususnya dalam memajukan Kampung Melayu Riau Pesisir
  4. Mensosialisasikan potensi Kawasan Kampung Melayu Riau Pesisir untuk dapat maksimal guna memberikan kesejahteraan Ummat dan Kemaslahatan Bagi Indonesia


Profil & Pendidikan



Dr. H. M. Rizal Akbar, S.Si, M.Phil adalah doctor ekonomi islam terbaik universitas Trisakti Jakarta tahun 2016. Anak bungsu dari pasangan H. Akbar Ali (Alm) dan Hj. Aisyah (Almh) ini lahir di Sungai Alam, Bengakalis 12 September 1974. Menikah dengan Lestary Fitriany ST, ME yang merupakan Putri dari H. A. Nong Manan, yang merupakan tokoh masyarakat di Selat Panjang Kepulauan Meranti. 

Masa kecil dan remajanya dihabiskan bersama rekan-rekannya di SD Negeri 61 Sungai Alam, SMPN 3 Bengkalis dan SMAN 2 Bengkalis. Sarjan S1 Diselesaikannya di Universitas Riau, Pada Jurusan Matematika FMIPA, Tahun 1998. Menyelesaikan S2 di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Pada tahun 2007 dengan gelar Master Of Philosopy (M. Phil) yang selanjutnya mengantarkan beliau pada program Doktor di Islamic Economic dan Finance (IEF) Universitas Trisakti Jakarta yang diselesaikannya pada tahun 2016 dengan kelulusan Cumlaude, dan Doktor Ekonomi terbaik I. 

 

Jabatan

Selain sebagai ketua Yayasan Tafaqquh Fiddin yang mendirikan Institut Agama Islam Tafaqquh fiddin (IAITF) Dumai, Beliau juga sebagai adalah dosen profesional dalam bidang ekonomi pembangunan Islam. Dalam bidang pemerintahan, beliau pernah menjadi anggota dan Ketua Fraksi gabungan di DPRD provinsi Riau pada tahun 2004-2009. Namun sebelumnya Beliau juga pernah dipercaya sebagai Sekretaris Eksekutif merangkap anggota tim Pertimbangan Kajian Kebijakan Gubernur Riau (TPK2-GUBRI) pada tahun 2003 s/d 2008.

 

Kancah Politik

Di Kancah politik Rizal Akbar dikenal sebagai politisi ideologis Gusdur Riau. Beliau pernah menjabat Sekretaris wilayah dan bahkan ketua DPW PKB Riau di masa Gusdur, hingga tahun 2008. Sejak itu beliau meninggalkan Kancah politik praktisnya, namun beliau tidak pernah berhenti berjuang guna memajukan Tanah Melayu provinsi Riau tercinta. Sekolah Tinggi Agama Islam yang didirikannya pada tahun 1999 itu akhirnya beliau berhasil memperjuangkan untuk naik status menjadi Institut Agama Islam pada tahun 2014. Selain itu dalam hal pembelaan adat istiadat Melayu, Beliau adalah Peneliti dan penulis buku “Tanah Ulayat” yang diterbitkan pada tahun 2004, serta banyak lagi hasil karya ilmiahnya yang bahkan sudah memiliki hak kekayaan Intelektualnya (HAKI)


Jaringan Ulama

Rizal Akbar Terlahir dari keluarga Ulaa yang terintegrasi dengan jaringan ulama besar tanah Sumatera, Jawa, Kalimantan, serta semananjung Malaya. Sehingga tidak heran bila karir Organisasinya terbangun dirumah besar Nahdatul Ulama. Disini karirnya dimulai dari pengurus PC PMII Riau Tahun 1994, Ketua PW GP ANSOR Riau 2001 serta ketua PW LPNU Riau tahun 2003 dan kini tetap konsisten sebagai Mutasyar PC NU Kpta Dumai Sejak tahun 2022 lalu.

 

Potret Perjuangan

Sealin dikenal sebagai Doktor Ekonomi, beliau juga dikenal sebagai tokoh pejuang Pendidikan. Hal itu dapat dilihat dari berbagai gebrakan inovatifnya dalam bidang Pendidikan. Selain pendiri Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF ) Dumai Sejak TAHUN 1999, Beliau adalah deklarator  serta yang mengilhami berdirinya Perhimpunan Selat Melaka (PIPSM) pada tahun 2019 yang merupakan organisasi ilmuwan level Internasional Indoensia Malaysia , dan beliau menjabat sekretaris Jendral organisasi tersebut.  Center For Islamic Philanthropy & Social Finance (CIPSF) juga beliau dirikan di Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai pada tahun 2018 sebagai Lembaga yang mengembangkan potensi zakat,wakaf, infak dans edekah. Selain itu, Tafidu Media yang terdiri dari TV, Radio Online, Majalah, Jurnal serta penerbitan buku juga beliau dirikan untuk menampung kreativitas literasi Masyarakat. Di Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orwil Riau, Rizal Akbar Dipercayai sebagai Wakil Ketua Bidang Ekonomi Ummat Yang berhasil menerbitkan buku berjudul “ Menata RiaU, Menatap Indonesia.


Tokoh Perubahan

Tokoh yang pernah maju sebagai calon Wakil Walikota Dumai pada pilkada dumai tahun 2020 berpasangan dengan Hendri Sandra dengan Slogan “HANDAL” ini, selalu memiliki motivasi yang tinggi untuk kemajuan terutama dalam upaya memajukan kampung-kampung Melayu Pesisir Selat Melaka yang tidak lain merupakan tanah kelahirannya



Sumber : www.rizalakbar.com


Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)