Mahasiswa KKN IAITF Dumai Ikut Berpartisipasi Dalam Upacara Bendera 17 Agustus Di Pulau Beting Aceh.

Setulus Embun
0

 

Mahasiswa KKN IAITF DUMAI Upacara di Pulau Beting Aceh

Kamis 11/08/2022 Mahasiswa KKN IAITF DUMAI yang berada di kecamatan Rupat Utara mengikuti upacara bendera dalam rangka menyambut kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 agustus di pulau beting Aceh. Kegiatan ini di inisiasi dan di pimpin langsung  oleh Bapak Camat Rupat Utara (bapak Afrizal. S.Pd, M.Si).


Pulau Benting Aceh 


Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa KKN  yang ada di Kec.Rupat Utara seperti kampus IAITF Dumai, UIN Suska Riau, dan UNRI. TNI, POLRI, dan seluruh aparatur kepala Desa Kec.Rupat Utara. Untuk menuju titik lokasi seluruh  peserta diberangkatkan dari pelabuhan Tanjung Medang pada pukul 09:00 menggunakan kapal Pompong. Sedangkan para Aparatur negara beserta pejabat daerah menggunakan kapal  Speed TNI AL.  


Pada pelaksanaan Upacara kali  ini yang bertindak sebagai pemimpin upacara adalah bapak Afrizal, S.Pd. M.Si (camat Rupat Utara). Adaopun pengibaran bendera mahasiswa UIN Suska Riau, paduan suara dipimpin  oleh mahasiswa UNRI  dan doa oleh Hasmar (mahasiswa KKN IAITF Dumai). Upacara ini di meriahkan juga dengan pemasangan bendera merah putih di sepanjang pulau yang mana  tiang dan bendera di bawa oleh desa masing-masing. 


Prosesi Upacara Di Pulau Benting Aceh


Upacara yang dilaksanakan hari ini terasa begitu berarti mengingat  ini merupakan kali pertama diadakan di pulau beting Aceh. Alasan diadakankan nya upacara di pulau beting Aceh dikarenakan  pulau ini merupakan salah satu ikon wisata  pulau Rupat Utara. Pulau beting Aceh ini berbatasan langsung dengan pulau babi dan berbatasan langsung dengan selat MALAKA.


Pulau beting Aceh ini masih masuk kawasan desa Sukadamai. Sedangkan pulau babi masih masuk kawasan desa Titi Akar” (kata bapak Afrizal camat rupat Utara beserta istri ibu Nora).

Beliau juga menuturkan “Kami membuat event ini tidak lain dan tidak bukan untuk mengenalkan sekaligus mensosialisasikan  bahwa ada sebuah pulau yang cantik yang dinamakan pulau beting Aceh. Selain itu agar adek-adek KKN nantinya ketika pulang bisa membawa cerita sekaligus mempromosikan pulau beting Aceh ini.



Wawancara bersama bapak Camat Rupat Utara beserta istri 

Namun pada kesempatan ini juga terdapat himbauan bagi adek-adek KKN yang hendak berkunjung ke pulau ini harus ada orang dari desa setempat yang menemani karena ada area yang terlarang apalagi dengan peristiwa yang pernah terjadi tennggelamnya mahasiswa KKN di Dipulau ini. Tutur ( ibu Nora,S. Pd istri camat Rupat Utara).



Proses Pembakaran Samapah setelah Operasi Semut

Kegiatan upacara ini diakhiri dengan operasi semut (memungut sampah sepanjang pulau beting Aceh). Dan ditambah dengan pemasangan kenang-kenangan berupa spot foto dan tempat sampah yang di bawa oleh masing-masing universitas dan Institut perguruan tinggi.



Penulis :Kesi Dewita Sari

DPL       : Deni Suryanto, M.Pd 


Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)