Debat Capres 2024 Pertama: Ketika Para Capres Tampil Hebat

SahabatRiau
0

Gambar Debat Capres Perdana 2024 Sumber : BBC News Indonesia

Sebuah Catatan Oleh Dr. H. M. Rizal Akbar, M.Phil

Malam ini Selasa (12/12) debat Capres pertama digelar oleh KPU RI yang disiarkan secara luas sehingga dapat disaksikan oleh seluruh rakyat Indonesia. Perhelatan yang sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat dan segenap pendukung masing-masing pasangan capres dan cawapres itu berjalan dengan baik dengan mengangkat tema Hukum, HAM, Pemerintahan, Demokrasi dan Kerukunan Warga. 


Para capres tampil dengan maksimal dan menunjukan kemampuan wawasan dan retorika serta narasi sebagai seorang pemimpin dari 280 juta rakyat Indonesia. Tidak mengecewakan, ketiga capres tampil dengan kampuan yang maksimal dan luar biasa, Capres nomor 1, Anis tampil dengan kemapuan narasi yang memukau yang nyaris menguasi seluruh pembicaraan. Capres nomor 2 Prabowo, pula menampilkan narasi dan sikap negarawan yang luar biasa. Dan capres nomor 3 juga tidak kalah hebat dengan narasi serta gagasan yang bernas melalui pendekatan akar rumputnya. 


Menyaksikan debat capres perdana kali ini, secara rasional bangsa ini harus besyukur dengan hadirnya para calon pemimpin yang hebat. Pemilu 14 Februari 2024 mendatang hanyalah memilih pempin terbaik saja, dari ketiga pasangan calon yang hebat. Sebab siapapun yang terpilih nantinya mereka adalah sosok pemimpin yang akan mengakat harkat kebabgsaan kita supaya lebih baik lagi dimasa depan.


Perbedaan narasi dan gagasan patut kita acungkan jempol atas keseriusan masing-masing capres itu dalam sudut pandangnya masing-masing. Anis seorang akademisi dengan sudut pandang fiosofis kenegarawanan yang idealis, lancar  menarasikan gagasan-gagasan itu dalam aksi nyata pembangunan, Prabowo seorang mantan tentara lapangan yang penuh semangat kesatria, mengutip pernyataan GusDur bahwa "Beliau itu adalah orang yang paling ikhlas dalam berbangsa". Ganjar pula seorang Gubernur Jawa Tengah yang karismatis dan merakyat, beliau sangat detil memahami ceruk kampung serta dinamika sosial masyarakat pedesaan yang menjadi ujung tombak kebangsaan Indonesia.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)